Asal Usul Logo Olimpiade, Apa Makna 5 Cincin Saling Bertautan?

Tinuku Info ~ Bagaimana logo masing-masing tahun yang justru memicu kemarahan ketika tahun 2012 di London dianggap kontroversi dan bahkan memicu petisi yang menyerukan desain ulang?

Setelah lahirnya Komite Olimpiade Internasional maka pada tahun 1896 Kongres Olahraga dengan salah satu pendirinya Pierre de Frédy dan Baron Pierre de Coubertin mengusulkan gagasan moto terpadu dan desain logo untuk mencerminkan persatuan komunitas Olimpiade international.

Logotype paling terkenal adalah 5 cincin saling terikat yang dipajang pada tahun 1914 disertai dengan semboyan Latin yaitu 'Citius, Altius, Fortius' yang berarti 'lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat. Sifat cincin terikat dipandang sebagai simbol persatuan di antara negara-negara peserta.

Namun, Coubertin lebih mementingkan pada warna yaitu biru, hijau, hitam, kuning dan merah yang dia percaya bahwa dikombinasikan dengan latar belakang putih membentuk warna bendera setiap bangsa di dunia. Pada tahun 1931 Coubertin mengatakan:

"A white background, with five interlaced rings in the centre: blue, yellow, black, green and red ... is symbolic; it represents the five inhabited continents of the world, united by Olympism, while the six colors are those that appear on all the national flags of the world at the present time."

Coubertin menggunakan desain cincin sebagai lambang perayaan ulang tahun ke-20 IOC tahun 1914. Setahun kemudian menjadi simbol resmi Olimpiade. Cincin digunakan pada bendera dan signage tahun 1916, tapi dibatalkan karena Perang Dunia. Cincin membuat debut tahun 1920 di Antwerp, Belgia.

Tinuku Info Asal Usul Logo Olimpiade, Apa Makna 5 Cincin Saling Bertautan

Coubertin menggunakan interpretasi longgar benua termasuk Afrika, Amerika, Asia, Eropa dan Oseania. Tapi ia tidak pernah mengatakan atau menulis bahwa setiap cincin tertentu merupakan benua tertentu. Seorang sejarawan mengatakan Coubertin awalnya berpikir cincin sebagai simbol dari 5 permainan yang sudah berhasil dipentaskan.

Mitos populer mengatakan cincin terinspirasi desain kuno yang ditemukan di atas batu di Delphi. Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin menyampaikan api Olimpiade dari titik di Olympia ke stadion Olimpiade di Berlin menggunakan obor Yunani lengkap dengan batu altar.

Comments