Desain Interior Minorpoet Sembuyikan Dapur Apartemen dengan Pintu Lipat

Tinuku ~ Apartemen Tokyo dengan dapur tersembunyi di balik pintu lipat. Studio Minorpoet merombak rumah petak tahun 1960an sekaligus tempat kerja yang memiliki dapur tersembunyi.

Studio desain berbasis di Tokyo, Minorpoet, mencoba menggabungkan berbagai teknik desain tradisional Jepang dalam renovasi apartemen di Kitasando. Pintu lipat menyembunyikan meja dapur dan ruang penyimpanan terinspirasi layar lipat Jepang yang dikenal sebagai Byōbu.

Ketika layar ditutup, apartemen memiliki estetika minimalis dan menyembunyikan kekacauan di dapur dari pandangan. Pendiri Minorpoet Hiroaki Matsuyama mengatakan apartemen dirancang pada sumbu tradisi budaya di Jepang.

Tinuku Desain Interior Minorpoet Sembuyikan Dapur Apartemen dengan Pintu Lipat

Tinuku.com Desain Interior Minorpoet Sembuyikan Dapur Apartemen dengan Pintu Lipat

"Di Jepang ada budaya menemukan keindahan dalam desain polos," kata Matsuyama.

Ruang memiliki lantai panjang dan sempit yang diselenggarakan di sekitar ruang tamu dan makan. Matsuyama menerjemahkan tata letak menyerupai townhouse di Kyoto dengan pintu masuk tradisional yang dikenal sebagai doma untuk menyediakan ruang kerja klien.

Townhouse tradisional Kyoto menyatakan dapur tidak bisa dilihat dari ruang tamu sehingga berlaku sama dalam desain. Kata dalam bahasa Jepang untuk toko adalah mise yaitu implementasi ruang aktivitas bekerja atau tempat penyambutan tamu bisnis.

"Townhouse di Kyoto menyediakan doma di pintu masuk dan ruang mise. Kami menelusuri metode ini. Doma digunakan sebagai ruang untuk menyambut pengunjung," kata Matsuyama.

Info.Tinuku.com Desain Interior Minorpoet Sembuyikan Dapur Apartemen dengan Pintu Lipat

Tinuku Desain Interior Minorpoet Sembuyikan Dapur Apartemen dengan Pintu Lipat

Kamar tidur dan kamar mandi terletak di ujung-ujung ruang tamu juga diakses dengan menggeser kembali layar kayu. Perabot dasar dipilih melalui parameter kecocokan tata letak yang harus sederhana.

Arsitek Finlandia Alvar Aalto mensuplai 60 stool yaitu kursi stackable dalam menyelesaikan kayu minimal untuk menyediakan tempat duduk, sedangkan Ulm Stool oleh arsitek Swiss Max Bill digunakan sebagai meja samping. Rincian lainnya termasuk karpet kain perca monokrom dan macam-macam pot tanaman.

Matsuyama mendirikan studio desain Minorpoet pada tahun 2008. Desain sebelumnya termasuk apartemen minimalis di Fukasawa dan ruang pameran di Tokyo dengan ayunan bersemayam rak dan gulungan kain bagi kursi.

Comments