Studio Rutan Terapkan Teknik Print Otot Menaunggi Kap Lampu Horatio

Tinuku ~ Studio Rutan menggunakan teknik print berkerangka di bawah naungan cahaya Hamlet. Jika tekanan cukup kuat membentuk materi dan bertahan lama cukup sudah menjadi bahan daya sebuah karya seni.

Memanfaatkan teknik 'print otot' yang dikembangkan desainer printer Kenichi Shirai dari Aporo Manufacturing co di Jepang, studio kreatif Rutan di Jerman menyajikan kap lampu 'Horatio'. Metode printing khas silkscreen memberi bobot materi yang memungkinkan kain datar membungkuk alami menjadi warna melambai.

'Horatio' memperlakukan kap lampu datar 58cm dan mengantung 32cm. Beratnya 900 gram tersedia dalam oranye, kuning dan hijau. Dibuat oleh studio Rutan untuk desain, produk dihasilkan oleh Aporo manufaktur co dan dapat dibeli di SHU SHU di Munich, Jerman.

Studio Rutan Terapkan Teknik Print Otot Menauggi Kap Lampu Horatio

Studio Rutan Terapkan Teknik Print Otot Menauggi Kap Lampu Horatio

Studio Rutan Terapkan Teknik Print Otot Menauggi Kap Lampu Horatio

Studio Rutan Terapkan Teknik Print Otot Menauggi Kap Lampu Horatio

Comments