Pentagram Rebranding Logo Baru Mastercard Lebih Digital Tapi Tetap Akrab

Tinuku ~ Mastercard mengubah logo baru pertama kalinya sejak 20 tahun lalu. Pentagram membawa Mastercard ke era digital branding dengan redesain logo lebih online.

Rebarnding dilakukan biro Pentagram dimana desainer Michael Bierut dan Lukas Hayman menciptakan identitas visual baru bagi merek keuangan global Mastercard mempertahankan keakraban 50 tahun sementara update menjadi lebih digital.

Logo Mastercard sebagai salah satu lambang paling dikenal di seluruh dunia sejak tahun 1968 menampilkan lingkaran merah dan kuning tumpang tindih menjadi identik dalam bisnis transfer bank dan kartu kredit membuat terobosan terbaru identitas aplikatif ke dunia gadget.

Tinuku Pentagram Rebranding Logo Baru Mastercard Lebih Digital Tapi Tetap Akrab

Logo indsutri keuangan paling inovatif abad ini juga salah satu paling meresapi yang hai ini digunakan lebih dari 2 miliar kartu plastik di seluruh dunia bersama billboard iklan, ATM, digital dan di kantor pusat global.

Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun Mastercard mengubah citra diselesaikan Pentagram bermitra Michael Bierut dan Lukas Hayman bersama Hamish Smyth dan Andrea Trabucco-Campos. Identitas visual baru tetap melestarikan keakraban dua lingkaran tumpang tindih tetapi cocok optimal di layar.

Tinuku.com Pentagram Rebranding Logo Baru Mastercard Lebih Digital Tapi Tetap Akrab

"Mastercard memiliki sejarah 50 tahun, kombinasi sederhana elemen grafis dua lingkaran saling tumpang tindih dalam warna merah dan kuning," kata Bierut.

Penelitian menunjukkan konsistensi tanda merek berarti orang dapat mengidentifikasi logo Mastercard dengan mudah tanpa embel-embel kata lain. Sangat penting menjaga bahasa visual tetap dikenali dengan mempertahankan kepercayaan, sementara pembaharuan dilakukan bagi audiens kontemporer.

www.Tinuku.com Pentagram Rebranding Logo Baru Mastercard Lebih Digital Tapi Tetap Akrab

Sementara lingkaran saling terkait tetap dipertahankan, garis-garis horizontal pembingkai kata "Mastercard" dihapus dan diganti warna oranye hasil pencampuran dua warna primer merah dan kuning.

Kombinasi bertujuan untuk filosofi "connectivity" dan "seamlessness" sebagai salah satu pesan utama merek. Tembus warna oranye di pusat bertujuan mencerminkan rasa "transparansi", sementara semua tiga warna sekarang lebih ringan dan lebih terang agar menyampaikan "optimisme".

Lingkaran merah dan kuning juga disempurnakan menjadi datar yaitu suatu sifat yang semakin umum sebagai merek beradaptasi menjadi semakin digital, misalnya dengan perubahan citra Instagram baru-baru ini.

Sementara tanda telah dilucuti kembali ke intinya, penelitian yang dilakukan oleh Mastercard berikutnya atas perubahan citra tersebut menunjukkan lebih dari 80% konsumen masih mengakui simbol akrab meskipun tanpa ada pencantuman nama Mastercard.

Tinuku Pentagram Rebranding Logo Baru Mastercard Lebih Digital Tapi Tetap Akrab

"Visual lingkaran telah begitu dikenali bahkan tanpa kata-kata," kata Bierut.

Huruf sans-serif baru yang disebut FFMark dimasukkan ke dalam logo yang menarik inspirasi merek tahun 1979-an ketika digunakan dalam tipografi dengan struktur melingkar. Tidak hanya digunakan untuk wordmark tetapi semua tujuan copy merek, konsumen dan business-facing.

"Sangat sedikit merek yang memiliki font tertentu. Tapi membuat sebuah komitmen memiliki efek yang sama seperti dua lingkaran dan dua warna primer," kata Bierut.

Tinuku.com Pentagram Rebranding Logo Baru Mastercard Lebih Digital Tapi Tetap Akrab

Kata "Mastercard" dihapus dari inti lingkaran sehingga kehilangan drop shadow dan kehilangan huruf besar "M" dan "C". Lowercasing "c" bertujuan mengambil ide kuno perbankan tentang dompet, ATM dan kartu plastik dan membawa lebih sesuai dengan transfer online.

"Dunia telah berubah secara radikal selama 20 tahun terakhir. Kartu plastik tidak akan pergi semalam dan kita masih menggunakan mata uang kertas, tetapi pembayaran semakin online," kata Bierut.

www.Tinuku.com Pentagram Rebranding Logo Baru Mastercard Lebih Digital Tapi Tetap Akrab

"Ada kebutuhan masa mendatang dengan sesuatu yang cocok untuk dunia maya tapi yang masih menyampaikan kepercayaan dan gravitas lembaga keuangan dalam sejarah 50 tahun," kata Bierut.

Logo huruf kecil baru juga bertujuan membawa merek lebih sesuai dengan produk Mastercard seperti Masterpass. Tujuan keseluruhan proyek mengubah citra untuk mengisolasi elemen inti merek dengan mempertahankan rasa keakraban, nilai dan kepercayaan, sambil membawa rasa modernitas bagi perusahaan.

"Ada argumen bahwa dua lingkaran dan dua warna dapat sepenuhnya ditinggalkan. Tapi merek keakraban dan ekuitas benar-benar berharga," kata Bierut.

Logo baru akan mulai digelar tahun ini dan segera dikaitkan ke dalam kartu baru yang saat ini beredar dalam dompet 2,3 miliar orang di samping semua cetak sticker agunan, ATM, aplikasi digital, kantor pusat dan keperluan berbagai iklan.

Comments