Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Tinuku ~ Perkemahan mewah White Desert di Antartika dalam polong kubah untuk tidur dan makan. Situs terpencil di benua dingin memiliki serangkaian igloo dilengkapi dekorasi kursi bulu dan sandaran kepala bambu.

White Desert menagih industri wisata dengan kamp kubah bulat dari fiberglass dengan interior termasuk pemanas. Enam kompartemen ditujukan untuk tidur dengan masing-masing dirancang untuk menampung 2 tamu.

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Polong tambahan yaitu dapur, ruang makan, ruang duduk dan perpustakaan. Kubah penampungan tempat beristirahat di atas platform kayu dan dijamin kuat terikat di dengan tanah dengan sling logam.

"Setiap suite berdiri sendiri di strip kasar tanah pedalaman Antartika, tengah-tengah antara danau beku dan diding es menjulang," kata tim White Desert.

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Situs merupakan bagian dari respon terhadap minat yang tumbuh di bidang glamping (singkatan dari glamourous camping) yang memungkinkan setiap orang tinggal di tempat ekstrim tanpa kusut soal fasilitas dasar seperti mandi dan dapur.

Proyek serupa termasuk sebuah kamp berbentuk donat di Korea Selatan yang menawarkan tempat perkemahan dengan membran kain yang direkayasa dan tenda kepompong Autonomous Tent yang baru meluncurkan polong kandang dengan teras kayu.

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Kamp White Desert telah berlangusng 10 tahun tapi baru-baru ini diupgrade. Patrick dan Robyn Woodhead, tim suami-istri, dan para petualang Antartika ingin memberikan jenis kamp baru yang nyaman dan pemanas lebih mirip kemewahan dunia lama penjelajah Victoria awal.

Kandang kubah dirancang oleh Woodheads dan manajer konstruksi yang kemudian melanjutkan untuk memulai sebuah perusahaan bernama Ideal Pods. Desain interior adalah kolaborasi antara Woodheads dengan Sam Hendrick, seorang desainer di Cape Town.

Polong tidur memiliki ranjang headboards bambu, kursi putih bergaya Eero Saarinen dan lantai kayu. Parka menggantung dari rak yang berdiri bebas. Headboard berfungsi sebagai partisi yang memisahkan kamar tidur dari kamar mandi en-suite.

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Para tamu menggunakan toilet kompos dan perlengkapan kelas atas dari brand Lost Explorer yang dibangun oleh petualang dan ekolog Inggris David de Rothschild. Partisi dilapisi kulit efek wallpaper. Jendela kecil kompak menerangi ruang.

Lounge pod dilengkapi dengan sofa melengkung, lengan merah mewah dan sofa bangku bulat berlapis beludru berumbai. Sebuah pintu kaca dan dua jendela kecil membawa cahaya alami dari luar ke dalam ruang dalam.

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Di ruang makan, meja kayu ek melingkar dikelilingi kursi yang dibalut bulu. Tim desainer menggunakan palet warna tan dan abu-abu untuk ruang di mana para tamu berkumpul untuk makan yang disiapkan koki profesional.

Perkemahan tanpa sampah kerena semua limbah yang dihasilkan diangkut kembali ke Cape Town. Semewah hotel memiliki 11 anggota staf termasuk pemandu gunung berpengalaman yang memenuhi kebutuhan dan keinginan spesifik para tamu.

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

Perkemahan Wisata Kubah White Desert di Antartika Semewah Tidur di Hotel

"Kami menyesuaikan setiap perjalanan individu dan merancang jadwal yang tepat sesuai keinginan," kata pemilik White Desert.

Kegiatan meliputi mendaki, ski, terbang ke Kutub Selatan, mengunjungi koloni penguin dan trekking melalui terowongan es. Kamp terletak di 71 derajat lintang di mana suhu musim panas hanya -5 Celcius. Dijamin lokasi mudah ditemukan klien.

Properti terbuka pada bulan November dan Desember. Tinggal 8 atau 11 hari biaya US$72.000 termasuk penerbangan pulang pergi dari Cape Town. Beberapa tamu yang pernah tinggal termasuk Pangeran Harry dan keluarga kerajaan Saudi.

Comments